muak aku denganmu,
nikmati dan tangisi itu,
harga tak pernah kau beri,
selalu saja nafsumu untuk duniawi,
sadar dan periksa matamu,
jangan kau biarkan cermin itu tak menilaimu,
sadarkah engkau insan tak tau diri,
kau hisap maduku,
tapi kau buat tangis aku,
begitu hinannya,
dan aku tertawa saat kau mati karna aku,
seruan alam yang kau jerat
dengan nafsu setanmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar